Ketahanan Air Irigasi pada Wilayah Sungai di Indonesia

Waluyo Hatmoko, Radhika Radhika, Rendy Firmansyah, Anthon Fathoni
*

Sari


Ketahanan air merupakan kemampuan masyarakat untuk menjaga keberlanjutan dalam pemenuhan kebutuhan air untuk berbagai keperluan dan mengelola bencana terkait air.  Nilai indikator ketahanan air pada negara-negara di Asia telah dirumuskan dan dihitung oleh Asian Development Bank (ADB), namun ketahanan air pada tingkat wilayah sungai, termasuk juga ketahanan air irigasi masih belum dikaji. Irigasi di Indonesia merupakan pengguna air terbesar, dan oleh karena itu ketahanan air irigasi berperan penting dalam pengelolaan sumber daya air. Makalah ini merumuskan, menghitung dan memetakan ketahanan air untuk irigasi pada seluruh wilayah sungai di Indonesia. Metode yang digunakan untuk menghitung ketahanan air irigasi diadopsi dari ADB,  kemudian dikembangkan sesuai dengan kondisi ketersediaan data dan karakteristik wilayah sungai di Indonesia, dengan asumsi bahwa masing-masing wilayah sungai kondisinya homogen. Disimpulkan bahwa ketahanan air irigasi pada wilayah sungai di Indonesia pada umumnya berada dalam kondisi “sedang”. Kondisi “sangat buruk” hanya terjadi pada wilayah sungai Ciliwung-Cisadane dan Progo-Opak-Serang. Kondisi “buruk” meliputi wilayah sungai Bangka, Belitung, Cidanau-Ciujung-Cidurian, Ciliman-Cibungur, Bali-Penida, dan Lombok. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan ketahanan air irigasi adalah dengan mengembangkan dan meningkatkan kinerja jaringan irigasi, meningkatkan keandalan pasok air dengan pembangunan waduk dan embung, serta mengurangi tekanan penggunaan air dengan penghematan air.


Kata Kunci


indikator; irigasi; kebutuhan air; ketahanan air; ketahanan air irigasi; penyediaan air

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


ADB. (2016). Asian Water Development Outlook 2016, Description of Methodology and Data. Diperoleh dari https://www.adb.org/sites/default/files/publication/222676/awdo-2016-methodology-data.pdf

Asdak, C. (2015). Manajemen Konservasi Sumber Daya Air Terpadu: Prasyarat Ketahanan Pangan. Dalam Proceeding “Seminar Nasional Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup”. (pp. 1–7). Semarang: Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

Beek, E. Van, & Arriens, W. L. (2014). Water Security: Putting the Concept into Practice. Stockholm, Sweden: Global Water Partnership.

Clement, F. (2013). From Water Productivity to Water Security: A Paradigm Shift? Dalam B. Lankford, K. Bakker, M. Zeitoun, & D. Conway (Ed.), Water Security: Principles, Perspectives and Practices (pp. 148–165). London, UK: Routledge. https://doi.org/10.4324/9780203113202

Cook, C., & Bakker, K. (2012). Water security: Debating an emerging paradigm. Global Environmental Change, 22(1), 94–102. https://doi.org/10.1016/j.gloenvcha.2011.10.011

Falkenmark, M. (2013). Adapting to climate change: towards societal water security in dry-climate countries. International Journal of Water Resources Development, 29(2), 123–136. https://doi.org/10.1080/07900627.2012.721714

Falkenmark, M., Lundqvist, J., & Widstrand, C. (1989). Macro-Scale Water Scarcity Requires Micro-Scale Approaches - Aspects of Vulnerability in Semi-Arid Development. Natural Resources Forum, 13(4), 258–267.

Fischer, G., Hizsnyik, E., Tramberend, S., & Wiberg, D. (2015). Towards indicators for water security - A global hydro-economic classification of water challenges (IR-15-013). IIASA Interim Report. Laxenburg, Austria. Diperoleh dari http://pure.iiasa.ac.at/11676/1/IR-15-013.pdf

Gain, A. K., Giupponi, C., & Wada, Y. (2016). Measuring global water security towards sustainable development goals. Environmental Research Letters, 11(124015). https://doi.org/10.1088/1748-9326/11/12/124015

Gohar, A. A., Amer, S. A., & Ward, F. A. (2015). Irrigation infrastructure and water appropriation rules for food security. Journal of Hydrology, 520, 85–100. https://doi.org/10.1016/j.jhydrol.2014.11.036

Grey, D., & Sadoff, C. W. (2007). Sink or Swim? Water security for growth and development, Water Policy, 9(6), 545–571. https://doi.org/10.2166/wp.2007.021

Head, B., & Cammerman, N. (2010). The Water-Energy Nexus: A Challenge for Knowledge and Policy (Urban Water Security Research Alliance Technical Report No. 39). Diperoleh dari http://www.urbanwateralliance.org.au/publications/UWSRA-tr39.pdf

Khan, S. (2014). Water Security: Responses to Lokal, Regional, and Global Challenges with Special Reference to Asia-Pacific Region. Dalam APAN 37, Masterclass on Network-enabled Collaboration on Flood Mitigation and Water Security. Bandung: UNESCO.

Mason, N., & Calow, R. (2012). Water security: from abstract concept to meaningful metrics; An initial overview of options (Working Paper 357). London, UK. Diperoleh dari https://www.odi.org/sites/odi.org.uk/files/odi-assets/publications-opinion-files/7865.pdf

Pastor, A. V., Ludwig, F., Biemans, H., Hoff, H., & Kabat, P. (2014). Accounting for environmental flow requirements in global water assessments. Hydrology and Earth System Sciences, 18(12), 5041–5059. https://doi.org/10.5194/hess-18-5041-2014

Radhika, Firmansyah, R., & Hatmoko, W. (2017). Konsep Indikator Ketahanan Air Irigasi. Dalam Prosiding Seminar Nasional INACID Jambi-Indonesia, 10-11 Maret 2017 (pp. 10–11). Jambi: INACID.

Rasul, G., & Sharma, B. (2016). The nexus approach to water–energy–food security: an option for adaptation to climate change. Climate Policy, 16(6), 682–702. https://doi.org/10.1080/14693062.2015.1029865

Smakhtin, V. U., & Schipper, E. L. F. (2008). Droughts : The impact of semantics and perceptions. Water Policy, 10(2), 131–143. https://doi.org/10.2166/wp.2008.036

UN-Water. (2013). Water Security & the Global Water Agenda (A UN-Water Analytical Brief). Diperoleh dari http://www.unwater.org/app/uploads/2017/05/analytical_brief_oct2013_web.pdf


Statistik Tampilan

Sari : 2322 kali
PDF : 2592 kali


DOI: http://dx.doi.org/10.31028/ji.v12.i2.65-76

Hak Cipta (c) 2018 Jurnal Irigasi



Jurnal Irigasi terindeks oleh:

 

Creative Commons License

Jurnal ini di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License. Hak Cipta Jurnal Irigasi, didukung oleh OJS.